ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengirim pesan khusus kepada tim nasional Spanyol menjelang jeda internasional November ini. Ia mengakui bahwa pemanggilan Lamine Yamal adalah bentuk penghargaan atas performa gemilang sang pemain, namun Laporta berharap timnas tidak memainkan Yamal secara berlebihan karena ia baru pulih dari cedera.
Barcelona akan menghadapi Celta Vigo sebelum jeda internasional terakhir tahun ini. Setelah laga itu, perhatian publik tertuju pada kembalinya Yamal ke skuad La Roja usai absen akibat cedera yang ia alami pada agenda internasional sebelumnya. Cedera itu membuat Barcelona kini sangat berhati-hati dan meminta timnas mengelola kebugaran pemain muda tersebut dengan baik.
Joan Laporta Tegaskan Pentingnya Perlakuan Bijak untuk Yamal

ONG39 – Laporta mengatakan bahwa pemanggilan Yamal tidak mengejutkannya, karena ia menganggap sang pemain sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia. Ia menilai setiap panggilan ke tim nasional adalah bentuk pengakuan atas kemampuan seorang pemain.
Meski begitu, Laporta menegaskan agar pelatih timnas Spanyol mengatur menit bermain Yamal dengan bijak. Menurutnya, Spanyol yang hampir pasti lolos ke turnamen besar berikutnya seharusnya tidak perlu memberi beban berlebihan pada pemain berusia 17 tahun itu. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin menimbulkan kontroversi atau mencampuri urusan pelatih, tetapi hanya ingin melindungi kondisi pemain muda tersebut dari risiko cedera.
Baca Juga:
Joan Laporta Puji Kematangan dan Mentalitas Lamine Yamal

ONG39 – Selain membahas tim nasional, Laporta juga memuji performa Yamal saat menghadapi Club Brugge di Liga Champions. Ia menilai Yamal sudah menunjukkan kualitas luar biasa meski Barcelona gagal menang. Menurut Laporta, Yamal tampil dewasa di lapangan, memikul tanggung jawab besar, dan menjadi penggerak utama tim di usia yang sangat muda.
Laporta juga menceritakan bahwa Yamal sempat merasa frustrasi dengan hasil imbang tersebut. Namun, bagi Laporta, rasa kecewa itu menunjukkan karakter dan mental pemenang yang dimiliki lulusan La Masia itu.
Timnas Spanyol akan menghadapi Georgia dan Turki pada jeda internasional kali ini. Dengan posisi yang hampir pasti lolos, pelatih Spanyol kemungkinan akan membatasi menit bermain Yamal agar tetap bugar.
Laporta menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa Yamal akan terus berkembang menjadi pemain hebat. Ia percaya, dengan dukungan penuh dari Barcelona dan tim nasional, potensi besar Yamal akan semakin bersinar di masa depan.
Baca Berita Sebelumnya: