ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Thibaut Courtois akhirnya angkat suara dengan nada keras setelah berbagai kasus pelecehan kembali menimpa para pemain La Liga. Kiper Real Madrid itu menegaskan bahwa para pesepakbola bukan mesin dan mendesak publik menghentikan tindakan tidak manusiawi yang merusak mental pemain.
Pelecehan Pemain Sepakbola Jadi Sorotan
ONG39 – Courtois menegaskan bahwa pelecehan terhadap pemain kini semakin parah, baik di stadion maupun media sosial. Seruannya muncul setelah Vinicius Jr kembali menerima cemoohan rasis saat Real Madrid menghajar Athletic Club 3-0 di Bilbao. Vinicius membalas ejekan dengan gestur “tiga gol,” namun insiden itu kembali membuka luka lama tentang rasisme di Spanyol.
Courtois menyoroti bahwa tindakan seperti ini tidak bisa lagi dianggap hal biasa. Ia menilai rasa hormat di stadion semakin memudar, bahkan saat pemain hanya mencoba melakukan pekerjaannya.
Pelecehan Pemain Sepakbola Ganggu Kesehatan Mental

ONG39 – Courtois menyinggung kasus Ronald Araujo, bek Barcelona, yang mengambil cuti untuk memulihkan kondisi mentalnya. Ia menyebut tekanan dari media sosial dan hinaan bertubi-tubi sering kali menjadi pemicu kehancuran mental pemain.
Courtois menyatakan bahwa siapa pun bisa mengalami hal serupa seperti Araujo jika penggemar terus melakukan pelecehan tanpa batas. Ia menegaskan bahwa penggemar boleh memberi kritik, tetapi mereka tidak boleh menghina secara pribadi atau melakukan rasisme.
Baca Juga:
Pelecehan Pemain Sepakbola Harus Dihentikan
ONG39 – Courtois menilai sepak bola memang penuh persaingan dan candaan, tetapi batasnya harus jelas. Ia meminta para suporter kembali menunjukkan rasa hormat karena pemain tetap manusia yang merasakan tekanan.
Seruan Courtois ini memperkuat tuntutan Real Madrid agar otoritas mengambil tindakan tegas terhadap diskriminasi dan pelecehan. Dengan kemenangan atas Athletic Club, Madrid kini hanya terpaut satu poin dari Barcelona, namun Courtois menegaskan bahwa kemenangan tidak akan berarti jika lingkungan sepak bola terus menjadi racun bagi para pemain.
Baca Berita Sebelumnya: