ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Dua rekrutan baru Arsenal musim ini, Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi, menjadi faktor penting di balik peningkatan performa Declan Rice. Berkat kontribusi keduanya, Rice kini dianggap sebagai gelandang terbaik di Premier League.
Dengan Gyokeres di lini depan dan Zubimendi di posisi gelandang bertahan, Rice tampil lebih bebas dan produktif. Kombinasi ini membantu Arsenal menjaga konsistensi di puncak klasemen sementara.
Ketika Arsenal merekrut Rice dari West Ham United pada 2023 dengan harga fantastis sekitar Rp 2,3 triliun, banyak yang menilai nilainya terlalu tinggi. Namun dua tahun berselang, pemain berusia 26 tahun itu justru membuktikan kualitasnya sepadan dengan investasi klub.
Sejak berseragam Arsenal, Rice mencatat 118 penampilan dengan 18 gol dan 22 assist — kontribusi besar baik dalam bertahan maupun menyerang.
Arsenal Dapat Dimensi Baru di Lini Serang Lewat Viktor Gyokeres

ONG39 – Kehadiran Viktor Gyokeres memberi dimensi baru bagi serangan Arsenal. Striker asal Swedia itu didatangkan dari Sporting CP dengan biaya sekitar Rp 1,6 triliun setelah mencetak 97 gol dalam 102 pertandingan di Portugal.
Pergerakan agresif dan daya juangnya membuka ruang bagi Rice untuk naik membantu serangan tanpa mengganggu keseimbangan tim.
Selain Gyokeres, Arsenal juga memperkuat lini tengah dengan mendatangkan Martin Zubimendi dari Real Sociedad. Setelah negosiasi panjang, klub akhirnya berhasil menebusnya dengan mahar Rp 1,1 triliun.
Dua perekrutan ini menjadikan Arsenal lebih dinamis, tajam, dan sulit ditebak di setiap pertandingan.
Baca Juga:
Arsenal Tampil Lebih Seimbang Berkat Martin Zubimendi

ONG39 – Kehadiran Zubimendi menutup celah di posisi gelandang bertahan yang sempat menjadi titik lemah musim lalu. Dengan pemain asal Spanyol itu menjaga kedalaman, Declan Rice kini bisa tampil lebih bebas sebagai gelandang box-to-box.
Perubahan peran tersebut membuat Rice lebih aktif membantu serangan dan mencetak gol penting. Sementara Zubimendi berperan sebagai penyeimbang, menjaga struktur permainan tim tetap solid di fase bertahan maupun menyerang.
Dalam sepuluh laga Premier League musim ini, Zubimendi mencatat akurasi umpan 89%, rata-rata 59 operan per pertandingan, memenangkan 62% duel udara, dan hampir dua tekel sukses tiap laga.
Statistik itu membuktikan kontribusinya tidak hanya dalam distribusi bola, tetapi juga dalam merebut penguasaan di lini tengah. Seorang analis bahkan menyebutnya sebagai “rekrutan terbaik musim panas ini.”
Tim Makin Kuat Berkat Kombinasi Gyokeres, Zubimendi, dan Rice
Kombinasi Gyokeres di lini depan, Zubimendi di tengah, dan Rice sebagai motor serangan menciptakan keseimbangan ideal di tim asuhan Mikel Arteta.
Trio ini menjadi kunci konsistensi klub dalam menjaga performa puncak dan menegaskan ambisi bersaing meraih gelar Premier League musim ini.
Baca Berita Sebelumnya: