ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Liverpool tengah berada dalam tekanan berat. Klub juara Premier League musim lalu kini terjebak performa buruk, sementara Alexander Isak dan Milos Kerkez menjadi sorotan tajam karena kontribusi mereka belum sesuai ekspektasi. Fans dan manajemen sama-sama menunggu bukti nyata bahwa investasi besar pada dua rekrutan ini sepadan.
Ancaman Performanya Alexander Isak
ONG39 – Isak masih berjuang menyesuaikan diri dengan gaya permainan Arne Slot. Meski pernah bersinar di Premier League, striker asal Swedia ini baru mencetak satu gol di Carabao Cup dan tampil inkonsisten dalam 12 laga terakhir. David Lynch menilai performanya kalah dibanding Darwin Nunez musim lalu, sehingga tekanan terhadap Isak terus meningkat. Liverpool membutuhkan efektivitas lini depan, dan Isak harus segera membuktikan kapasitasnya.
Ancaman Adaptasi Milos Kerkez

ONG39 – Kerkez datang dari Bournemouth dengan harga £40 juta dan langsung menarik sorotan publik. Jamie Carragher menilai bek kiri ini Isak masih berjuang menyesuaikan diri dengan gaya permainan Arne Slot. Meski pernah bersinar di Premier League, striker asal Swedia ini baru mencetak satu gol di Carabao Cup dan tampil inkonsisten dalam 12 laga terakhir. David Lynch menilai performanya kalah dibanding Darwin Nunez musim lalu, sehingga tekanan terhadap Isak terus meningkat. Liverpool membutuhkan efektivitas lini depan, dan Isak harus segera membuktikan kapasitasnya. Sistem Slot yang belum matang membuatnya kesulitan menyesuaikan diri dengan tim.
Baca Juga:
Ancaman Stabilitas Liverpool
ONG39 – Kombinasi performa buruk Isak dan Kerkez memperlihatkan titik lemah Liverpool saat ini. Klub kesulitan membangun serangan dan bertahan dengan solid, khususnya di sisi kiri pertahanan. Jika kedua pemain ini segera bangkit, Liverpool bisa menghindari mengulang kegagalan yang dialami Darwin Nunez. Klub membutuhkan solusi cepat agar tren negatif tidak berlanjut, dan tekanan pada manajemen semakin meningkat.
Baca Berita Sebelumnya: