ONG39 menyajikan berita sepak bola terbaru, hasil pertandingan terkini, klasemen liga, dan update transfer pemain setiap hari. Dapatkan informasi bola terlengkap hanya di ONG39!
ONG39 – Barcelona resmi melepas Sergio Busquets dan Jordi Alba dengan pesan penuh haru setelah keduanya menutup karier profesional dengan memenangkan MLS Cup bersama Inter Miami. Perpisahan ini menandai berakhirnya perjalanan dua ikon yang membentuk identitas permainan Barcelona selama lebih dari satu dekade.
Warisan Dua Legenda Barcelona
ONG39 – Busquets dan Alba memainkan laga terakhir mereka saat Inter Miami menang 3-1 atas Vancouver Whitecaps. Tampil sejak awal bersama Lionel Messi dan Luis Suárez, keduanya menunjukkan kelas hingga menit terakhir di lapangan. Barcelona segera merilis pesan resmi yang menyebut Busquets dan Alba sebagai legenda sejati, mengingat kontribusi besar mereka pada era emas klub. Klub juga membagikan foto bernuansa emosional, menampilkan perjalanan mereka sejak kecil hingga kini.
Warisan Dua Legenda Miami

ONG39 – Messi kembali tampil dominan, sementara Alba berperan dalam gol ketiga lewat kombinasi cepat yang membongkar pertahanan lawan. Busquets tampil penuh selama 90 menit, menutup karier panjang yang mencakup 143 caps bersama Timnas Spanyol dan gelar Piala Dunia 2010. Musim 2025 menjadi bukti kualitasnya tidak luntur, dengan 10 assist dan jumlah menit bermain terbanyak di Inter Miami. Alba, meski sempat menurun pada musim sebelumnya, tetap menunjukkan insting menyerangnya yang khas. Kontribusinya pada gol penentu menegaskan kelasnya masih terjaga.
Baca Juga:
Warisan Dua Legenda Dunia
ONG39 – Selain momen perpisahan, laga ini juga mencatat sejarah baru. Busquets, Messi, dan Rodrigo De Paul menjadi trio pertama yang memenangkan MLS Cup sekaligus Piala Dunia. Messi menutup musim dengan rekor kontribusi gol terbesar dalam sejarah MLS, yakni 63 kontribusi dari fase reguler hingga playoff, plus gelar MVP MLS Cup 2025. Barcelona menegaskan bahwa dedikasi Busquets dan Alba telah membangun gaya bermain klub modern. Pensiun di puncak memberi pesan bahwa profesionalisme dan konsistensi lebih berbicara daripada sekadar nostalgia.
Baca Berita Sebelumnya: